Islam and International World
Pengaruh
Xenofobia Terhadap Perkembangan Islam di Perancis
Perancis
merupakan salah satu negara di Eropa yang beberapa pekan terkahir ini menjadi
sorotan dan perbincangan dunia internasional. Aksi terror yang terjadi pada
tahun 2015 dan penyerangan terhadap kantor majalah Charlie Hebdo telah ramai
diperbincangkan. Tentunya isu yang terjadi di Perancis ini seringkali dikaitkan
dengan Islam sehingga memicu rasa ketidaksukaan masyarakat terhadap warga
muslim yang bertempat tinggal di negara sekuler tersebut. Sejarah mengatakan
bahwa Islam sempat Berjaya di Eropa setelah penakhlukkan beberapa daratan di
negara-negara Eropa. Pada tahun 91-94 H, panglima Musa bin Nushair dan Thariq
bin Ziyad berhasil menakhlukkan Andalusia
sampai ke Asturies hingga ke Teluk Biscay, pantai Prancis.
Imigran
mempunyai peran yang sangat besar dalam penyebaran Islam di negara demokrasi
tersebut. Islam berkembang sangat pesat dan perlahan-lahan masyarakat yang
mayoritasnya memeluk agama Kristen dan katolik ini perlahan-lahan menerima
kedatangan agama baru di benua biru ini terutama pada abad ke-20. Para imigran
dan buruh berasal dari negara-negara jajahan perancis seperti Aljazair, Maroko
dan Tunisia datang dan tersebar ke berbagai wilayah di Eropa. Survei dari
sebuah tabloid Perancis pada tahun 2006 menunjukan bahwa jumlah muallaf yang
berasal dari warga asli Perancis mencapai 60.000 orang. Atas hasil survey tersebut,
maka Islam menjadikan agama terbesar kedua
di Prancis sehingga menjadi perhatian dan sorotan dari pemerintah maupun warga
Prancis.
Islam
telah memberi pengaruh terhadap kehidupan social warga Perancis dan mulai
mendirikan organisasi dan beberapa masjid-masjid di Perancis sebagai tempat
ibadah dan memperdalam ajaran agama Islam.
Perkembangan Islam yang begitu pesat telah menimbulkan rasa khawatir
bagi warga Prancis terutama pemerintah terhadap organisasi organisasi Islam,
sehingga adanya pelarangan penyebaran agama terutama Islam yang akan
menimbulkan pengkotak-otakan masyarakat ke dalam kelompok-kelompok yang
nantinya akan menyebabkan disintegrasi. Ketakutan pemerintah ini menimbulkan
dipersempitnya pintu keimigrasian bagi imigran yang berasal dari arab khususnya
bagi yang beragama Islam.
Sikap pemerintah Perancis ini jelas menunjukkan xenophobia terhadap muslim, terutama setelah
adanya isu terror yang meruntuhkan gedung WTC Amerika Serikat yang sempat
menciptakan Islamophobia yang berlebihan di seluruh dunia. Xenofobia merupakan
ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain atau yang
dianggap asing. Bahasa ini berasal dari bahasa Yunani, “xenos “yang artinya “orang
asing” dan “phobos” artinya “ketakutan”. Pasca peristiwa terror Paris tersebut, banyak
bermunculan gerakan anti-Muslim yang melebihi sepanjang 2014. Le Pen, pemimpin
sayap kanan di Perancis merupakan salah satu orang yang menentang imigrasi dan
mengatakan bahwa Islam harus diberangus dan semua masjid ditutup pasca serangan
yang menewaskan 129 orang tersebut. Menurutnya kedatangan hampir sejuta
pengungsi Muslim dapat mengancam persatuan dan kedaulatan negara-negara Eropa. Namun bertolak belakang dengan pernyataan
Manuel valls “Islam masih menjadi kesalahpahaman, prasangka dan ditolak oleh
warga” kata perdana menteri Perancis.
Muslim Perancis telah membentuk kawasan Muslim dan menerapkan
syariah agama Islam terhadap kehidupan mereka, namun beberapa pihak melarang dan tidak dapat menerima
penerapan syariat Islam sekalipun di wilayah kaum muslim tersebut. Apa yang
dilakukan sekelompok orang tersebut terlalu berlebihan dan tidak dapat
menghargai kebebasan beragama di negara yang menjunjung tinggi nilai demokrasi
ini. Menurut
laporan harian Perancis, beberapa warga anti-muslim telah melakukan aksi
coret-coret berbentuk salib didinding salah satu masjid di Paris. Ditengah kericuhan
anti-muslim, banyak warga Perancis yang menunjukkan dukungan terhadap muslim di
Perancis maupun muslim diseluruh dunia melalui akun media social.
Referensi
http://www.eramuslim.com/dakwah-mancanegara/islam-di-negeri-menara-eiffel.htm
Lilis Ayu R.
201110360311064
Class B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar