Kamis, 10 Desember 2015

Diplomasi kebudayaan

Diplomasi Kebudayaan

    Secara konvensional, pengertian diplomasi adalah sebagai usaha suatu negara-bangsa untuk memperjuangkan kepentingan nasionalnya di kalangan masyarakat internasional. Dalam hal ini diplomasi diartikan tidak sekedar sebagai perundingan, melainkan semua upaya hubungan luar negeri.
     Kebudayaan secara makro atau dalam pngertian umum berarti segala hasil upaya budi daya manusia terhadap lingkungan. Ada juga yang secara makro mengartikan kebudayaan sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusiadalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Jika pengertian makro dari kebudayaan ini harus dikaitkan dengan diplomasi, maka diplomasi kebudayaan sesungguhnya adalah merupakan satu-satunya jenis diplomasi yang dimiliki manusia. Diplomasi kebudayaan mikro, yakni yang biasanya termanifestasikan dalam pendidikan, kesenian, ilmu pengetahuan, dan olahraga. Lebih mikro lagi, dan ini yang justru lebih sering dianggap sebagai 'konvensi' adalah kebudayaan yang menitikberatkan pada pemanfaatan 'kesenian'.
   Dengan demikian diplomasi kebudayaan dapat diartikan sebagai usaha suatu negara untuk memperjuangkan kepentingan nasionalnya melalui dimensi kebudayaan, baik secara mikro seperti pendidikan, ilmu pengetahuan, olahraga, dan kesenian ataupun secara makro sesuai dengan ciri-ciri khas yang utama, misalnya propaganda dan lain-lain, yang dalam pengertian konvensionalnya bukan politik, ekonomi ataupun militer.
      Tujuan diplomasi kebudayaan adalah untuk mempengaruhi pendapat umum (masyarakat negara lain) guna mendukung suatu kebijakan politik luar negeri tertentu. Pada dasarnya sasaran diplomasi kebudayaan adalah masyarakat dari suatu negara tertentu maupun internasional yang nantinya akan berpengaruh terhadapa kebijakan suatu negara sasaran. Sarana yang digunakan untuk menyampaikan misi diplomasi kebudayaan ini adalah dengan menggunakan segala macam alat komunikasi, baik media elektronik maupun cetak yang dianggap dapat menyampaikan isi atau misi politik luar negeri tertentu, termasuk di dalamnya sarana diplomatik maupun militer.
    Isi atau materi diplomasi kebudayaan adalah segala hal yang secara makro maupun mikro dianggap sebagai pendayagunaan aspek budaya (dalam politik luar negeri), diplomasi kebudayaan biasanya menggunakan bidang kesenian, pariwisata, olahraga, tradisi, teknologi sampai dengan pertukaran ahli untuk menyampaikan misi diplomasi kebudayaaan tersebut. Tentunya kita harus mengetahui karakter negara yang menjadi sasaran diplomasi kebudayaan tersebut sebelum memutuskan macam bidang apa yang nantinya akan digunakan. Perbedaan diplomasi kebudayaan dan diplomasi non-kebudayaan adalah dengan melihat tindakan dan ciri pelaku diplomasi serta sasaran dari diplomasi tersebut dan didasarkan pada ciri-ciri pola komuniksinya dan bukan padabidang operasi atau bidang-bidang disiplin yang dilibatkannya. sebagai contoh; walaupun bidang militer secara konvensional tidak termasuk sebagai diplomasi, tetapi pemanfaatan kegiatan militer untuk kepentingan propaganda atau terorisme misalnya, dapat saja digolongkan sebagai salah satu jeniss diplomasi kebudayaa. Karena jelas bahwa saaran dari propaganda atau terorisme tersebut adalah masyarakat luas.
    Pada awalnya diplomasi  kebudaayaan ini secara resmi dijalankan oleh aktor pemerintah, namun seiring berjalankan waktu aktor non pemerintah dapat berperan serta dalam melancarkan diplomasi kebudayaan tersebut. Hari ini pola hubungan diplomasi kebudayaan antarbangsa bisa terjadi antara pemerintah-pemerintah, pemerintah-swasta, swasta-swasta, pribadi-pribadi, pemerintah-pribadi, dan seterusnya dengan sasaran utamanya adalah masyarakat suatu negara-bangsa (dan bukan emata-mata langsung terhadap pemerintahnya).
    Telah dibahas diatas sebelumnya tentang diplomasi kebudayaan secara makro, diplomasi kebudayaan merupakan suatu usaha sebuah negara dalam upaya memperjuangkan kepentingan nasionalnya melalui dimensi kebudayaan, termasuk didalamnya pemanfaatan bidang-bidang ideologi, teknologi, politik, ekonomi militer, sosial kesenian dan lain-lain dalam percaturan masyarakat internasional. Dari segi pola komunikasi yang seperti itu dapat dikemukakan beberapa jenis konsep diplomasi kebudayaan menurut tujuan, bentuk dan sarananya. 

 Tabel


   SITUASI
       BENTUK
       TUJUAN
       SARANA

 
   Damai
 -Eksibisi
 -Kompetisi
 -Pertukaran Missi
 -Negosiasi
 -Konferensi
-Pengakuan
-Hegemoni
-Persahabatan
-Penyesuaian


 -Pariwisata
 -Olahraga
 -Pendidikan
 -Perdagangan
 -Kesenian




   Krisis
 -Propaganda
 -Pertukaran Missi
 -Negosiasi
-Persuasi
-Penyesuaian
-Pengakuan
-Ancaman



 -Politik
 -Mass Media
 -Diplomatik
 -Missi Tingkat
  Tinggi
 -Opini Publik




  Konflik
 -Teror
 -Penetrasi
 -Pertukaran Missi
 -Boikot
 -Negosiasi
 -Ancaman
 -Subversi
 -Persuasi
 -Pengakuan




 -Opini Publik
 -Perdagangan
 -Para Militer
 -Forum Resmi
 -Pihak Ketiga






  Perang
 -Kompetisi
 -Terror
 -Penetrasi
 -Propaganda
 -Embargo
 -Boikot
 -Blokade
 -Dominasi
 -Hegemoni
 -Ancaman
 -Subversi
 -Pengakuan
 -penaklukan


 - Militer
 -Para Militer    
 -Penyelundupan
 -Opini Publik
 -Perdagangan
 -Supply Barang  
 -Konsumtif (termasuk
  senjata)



Referensi:
Tulus Warsito dan Wahyuni Kartikasari, Diplomasi Kebudayaan, Konsep dan relevansi bagi negara berkembang; studi kasus Indonesia, Yogyakarta; Ombak, 2007

Rabu, 25 November 2015

Close to you - Carpenters [FMV for She was pretty]



                                             


Why do birds suddenly appear
Every time you are near?
Just like me, they long to be
Close to you

Why do stars fall down from the sky
Every time you walk by?
Just like me, they long to be
Close to you
 
On the day that you were born
The angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moon-dust
In your hair of gold
And starlight in your eyes of blue

That is why all the girls in town
Follow you all around
Just like me, they long to be
Close to you
[break]
On the day that you were born
The angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moon-dust
In your hair of gold
And starlight in your eyes of blue

That is why all the girls in town
Follow you all around
Just like me, they long to be
Close to you

Just like me, they long to be
Close to you

(Ah, aahh, aahh) Close to you
(Ah, aahh, aahh) Close to you
(Ah, aahh, aahh) Close to you
(Ah, aahh, aahh) Close to you



    Well.. This is one of my fav song, alunan musik pop namun terdengar lebih lembut dan menyenangkan, lagu ini juga dipakai difilm drama Korea "She was pretty". Penyanyi lagu ini adalah kakak beradik Richard dan Karen yang membentuk band duo ini dengan "The Carpenters" pada tahun 1965. Pada tahun ini juga duo kakak beradik ini memulai rekaman pertamanya dan memilih aliran Jazz pada debut pertama mereka. 
    The Carpenters akhirnya dapat mencapai puncaknya pada tahun 1969-1973. "Close to you", "Mr Postman" yang menjadi lagu andalan mereka dapat menempati tangga pertama Hot 100. Namun sangat disayangkan sekali diusia 33 tahun, Karen mendapat serangan jantung dan badan kurusnya yang dikarenakan Anorexia Nervosa  tidak bisa membuat jantungnya berdetak stabil sehingga Karen menutup usia pada 4 Februari 1983  dirumah orang tuanya di Downey California.
    Majalah Rolling Stone menempatkan Karen Carpenter pada urutan 94 pada daftar 100 penyanyi terbaik sepanjang masa dan Carpenters juga tercatat pada Hall of Fame di Hollywood. Ciri khas harmoni musik popnya yang beraliran soft rock telah berhasil mencapai penjualan album lebih dari 100 juta buah dan mengantarkan mereka menjadi bagian dari pemusik rekaman terlaris.




left: Karen, right: Richard


Karen The Carpenters

Selasa, 24 November 2015

Islam dan Gender, Posisi Perempuan Sebagai Pemimpin Negara

Islam and International World
Islam dan Gender
Posisi Perempuan Sebagai Pemimpin Negara


Hari ini peran perempuan dalam hal kepemimpinan tidak bisa dianggap remeh. Perempuan telah mengambil peran diberbagai jabatan seperti parlemen dan lembaga  pemerintahan maupun non pemerintah, tingkat nasional maupun Internasional. Perempuan telah menunjukkan eksistensinya dan kemampuan dalam memimpin sebuah badan atau lembaga diberbagai kesempatan. Dalam sejarahnya, beberapa perempuan telah mengisi berbagai jabatan dan posisi seperti Benazir Bhutto yang berperan sebagai perdana menteri Pakistan pada 1988, Indira Gandhi sebagai Perdana Menteri India pada tahun 1966, Michelle Bachelet yang terpilih sebagai perdana menteri perempuan pertama Inggris pada 1979. Jabatan sebagai kepala negara dan presiden juga pernah ditempati oleh perempuan – perempuan  diberbagai negara, di Argentina sosok Cristina Fernandez de Krichner muncul sebagai presiden  yang menoreh sejarah  kepemimpinan perempuan. Sejarah  Indonesia juga menceritakan tentang kepemimpinan Megawati Soekarno putri sebagai  presiden perempuan pertama pada tahun 2001 dan sangat kontroversi dalam kepemimpinannya.
 Berbagai jabatan yang ditempati perempuan seringkali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, akademisi dan politisi. Seperti yang terjadi pada pencalonan presiden perempuan pertama Indonesia, Megawati Soekarnoputri, para tokoh umat muslim secara eksplisit menolak  mengenai kepemimpinan presiden perempuan dalam kongres umat Islam yang diselenggarakan di Jakarta tahun 1999 sehingga menimbulkan berbagai kontroversi dalam negara. Bahkan isu kepemimpinan perempuan seringkali menuai protes keras dan perdebatan dari para kaum fundamentalisme agama yang menjadikan kitab sebagai rujukan absolute mereka. Salah satu buah pemikiran fundamentalisme yaitu menyatakan bahwa sosok perempuan merupakan aurat, maka harus adanya pembatasan ruang publik seperti tidak diperbolehkannya mengadakan kegiatan bagi laki-laki dan perempuan di satu tempat tanpa adanya penutup yang membatasi. Tentunya ajaran ini sangat populer di kalangan komunitas muslim fundamentalis. Pandangan Barat dan kelompok liberal berpendapat bahwa agama tidak memberikan kesempatan dalam menghargai wanita, atau dipahami secara parsial. Courtney W howland juga menyatakan bahwa “Fundamentalisme agama menjadi sumber masalah serius dalam persamaan hak”. Namun dalam hal ini telah dijelaskan dalam Al-Quran:
 ”Wahai manusia, kami telah menciptakan kamu dari satu jiwa menjadi laki-laki dan  wanita, dan  
 menjadikan kamu bersuku-suku bangsa, agar kamu saling mengenal satu sama lain” (QS;49 ayat   
13).  
”Tiap-tiap diri bertanggungjawab atas apa yang dilakukannya” (QS. Al Mudatsir: 38).

Ayat ini menegaskan bahwa adanya persamaan hak dan tanggung jawab bagi laki-laki dan perempuan karena ayat memiliki seruan yang bersifat umum bukan khusus atau tidak ada identifikasi gender secara khusus. Mengenai kekhalifahan Rasulullah menegaskan bahwa semua manusia adalah pemimpin Islam mengangkat derajat manusia dan memberikan kepercayaan yang tinggi, karena setiap manusia secara fungsional dan sosial adalah pemimpin.
           Islam telah membawa semangat kesetaraan ditengah-tengah kaum Quraish yang tidak menghargai atau tidak menginginkan anak perempuan. Kemudian Islam datang dengan memuliakan perempuan yang terpuruk dan mengalami diskriminasi pada zaman itu. Allah  telah memberikan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan, hanya Iman dan taqwalah yang dapat membedakan seseorang dihadapan Allah. Dalam ayatNya disebutkan; “Dan para perempuan mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi para suami memiliki satu tingkatan lebih dari para isteri” . Adanya Ayat tersebut bukan untuk merendahkan atau meremehkan posisi perempuan, namun perlu kita ketahui bahwa laki-laki dan perempuan diciptakan secara kodrat memang berbeda maka disini muncullah pengkhususan bagi laki-laki dan perempuan sehingga adanya posisi yang berbeda antara laki-laki dan perempuan yang telah menjadi syariat atau ketetapan dalam agama, seperti dalam hal rumah tangga kaum pria menjadi pemimpin bagi istri dan wajib menafkahi keluarga sedangkan istri hanya bertanggung jawab untuk memelihara harta suami.
 Di berbagai belahan dunia perempuan telah menduduki berbagai jabatan dan posisi penting negara namun, diberbagai negara juga masih merasakan keganjalan kepemimpinan seorang perempuan karena dominasi patriarki dan adanya simbol-simbol budaya serta agama ataupun norma yang berlaku di suatu wilayah tersebut. Keadaan yang demikian selalu dapat menimbulkan kontroversi dan sulitnya perempuan untuk naik sebagai kepala negara maupun presiden sehingga sedikitnya kesempatan bagi kaum perempuan untuk menjadi pemimpin. Naiknya Margareth Thatcher sebagai Perdana Menteri Inggris telah membuat dunia internasional mengakui kehebatan kekuatan perempuan. Dalam kepemimpinannya selama 11 tahun ini Margareth berani mengammbil resiko dengan  merebut kembali Falklands dari Argentina tanpa kompromi. Keberhasilan perdana menteri tersebut telah diakui dunia internasional yang berbeda dengan masa perdana menteri Tony Blair yang hanya menjadi sekutu dan mengandalkan Amerika Serikat untuk menyerbu Irak pada tahun 2003.
            Suksesnya kepemimpinan perempuan harusnya dapat menjadi contoh bagi masyarakat Internasional. Tentunya perempuan dapat menjadi pemimpin jika memiliki  4 kriteria seperti; Shidiq, Amanah, Fathonah, Tabligh. Namun dalam hal kepemimpinan tunggal seperti Kepresidenan atau kepalanegara alangkah baiknya dapat dipegang oleh kaum pria, karena lingkup kepemimpinan dan tanggungjawab untuk memimpin wilayah yang luas dari sebuah negara bukanlah merupakan perkara yang mudah walaupun dalam pengerjaannya tentunya seorang pemimpin akan bekerjasama dengan para menteri kemudaratan. Memilih laki-laki sebagai pemimpin jauh lebih baik untuk menghindari gejolak (seperti kontoversi) yang akan timbul dikemudian hari. Perempuan tetap bisa menjadi pemimpin untuk kalangan kaum perempuan juga mengingat bahwa berkumpul dengan laki-laki seperti bertatap wajah dengan yang bukan muhrimnya tidak diperbolehkan.


Referensi
Al-Qur’an , Surah al-Nahl/16:58-59)
Al-Qur’an , Al-Baqarah; 228
Sri Suhandjati, dkk. Pemahaman Islam dan Tantangan Keadilan Gender, Gama Media, Yogyakarta, 2001
Perkuliahan Mr. Gondha Yumitro, Hubungan Internasional, Islam dan dunia Internasional; Islam dan isu gender, oktober 2015.


Lilis Ayu Rimbawati
201110360311064~
Class B
 

Jumat, 13 November 2015

Batu, Jatim (Lanscape photography)


Thursday, 14 Nov '15


    Terkadang tugas akademik membuat bosan, penat dan mati gaya (alias ga bisa ngapa2in selain di depan laptop). Disaat seperti ini biasanya sedikit hiburan dan explore alam bisa membuat pikiran dan perasaan jadi lebih baik. Biasanya cara ini paling ampuh untuk mengusir penat, take ur camera, explore, shoot. Di suatu kawasan di daerah Batu, Jawa Timur kami menemukan tempat yang sangat indah. Tepat di atas kawasan rekreasi Selecta, namun tempat ini bukanlah tempat khusus wisata, cuma daerah pemukiman dan pegunungan yang digunakan masyarakat sekitar untuk bercocok tanam.
   
 

 
Entire Look

 
      Jalan menuju lokasi ini lumayan ekstrim juga, apalagi saat ini Malang sering di guyur hujan tepat pada jam 12 siang atau jam 1 siang, jadi harus hati-hati dan tau waktu ya. Jalan di pegunungan sangat sempit jadi dibutuhkan kehati-hatian dan konsentrasi untuk mendapat gambar yang bagus di tempat ini. Untuk menjangkau tempat ini lebih baik pake kendaraan roda dua aja.


Narrow streets

     Di sini kita bisa melihat pagi yang sibuk, para petani terlihat sibuk untuk memanen hasil ladang mereka atau sekedar memeriksa tanaman dan membebaskan tanaman mereka dari gulma yang mengganggu.

  
     Memanen 

     
    
                Sedang membersihkan tanaman dari gulma
     

                                 




Menggemborkan tanah
Memanen sayuran


     Tempat ini sangat menyenangkan, kita dimanjakan dengan pemandangan alam yang terbentang dan udara segar, maklum di Malang sumpek berat, macet dimana-mana. Tidak cuma pemandangan bercocok tanam namun tidak jauh dari sini ada sungai yang mengalir dengan baik. Airnya lumayan jernih tapi mungkin dasarnya pasir kali ya makanya terlihat keruh.
 


       Diatas sungai ada tebing yang ditumbuhi bunga-bunga indah berwarna warni, nampaknya bunga-bunga ini sengaja ditanam untuk dijual kembali lho. 
      Selain itu tentunya di tempat ini ada bendungan yang sangat kokoh, arsitekturnya juga bagus. Pokoknya kalau naik ke atas bentungan ini view nya oke banget, tapi untuk naik sampai keatas lumayan sulit juga, sangat tidak dianjurkan ketika hujan. Saat itu tepat jam 11 siang hujan turun akhirnya kami buru-buru turun. 


Bendungan




Nah.. ini pengalaman exploreku, masih banyak tempat yang bakalku explore, habis dari tempat ini pikiran jadi jernih lagi. Pokoknya the best lah.. hehheee..

Tips:


Kehidupan urban memang menyenangkan dan modern, namun jika ingin merasakan sensasi yang berbeda tentunya kehidupan pedesaan bisa menjadi pilihan yang cocok. Dengan suasana  yang asri dan pemandangan alam yang terbentang juga udara segar sangat menyenangkan.
Kalau ingin hunting pastikan tau tujuan ya, namun jika ingin melakukan explore alam atau menjelajahi tempat baru, tentunya kamu harus tau keadaan cuaca di daerah tersebut.
Persiapkan seluruh peralatan kamera dan jangan lupa untuk mengecek exposure kamera anda, bawa tripod jika dibutuhkan.

Have a nice trip